Friday, 4 March 2011


Begawan Padmanaba, luarbiasa. Sekian murid-muridnya menjadi orang sukses yang berbudi baik. Lihatlah Janaka, Kresna, Baladewa. Guru teladan.
Kresna, menjadi raja di Dwarawati dengan sekian cerita harumnya. Rakyat makmur, "gemah ripah loh jinawi". Musuh pun begitu hormat setiap kali mendengar nama Dwarawati. Kawula dan Narapraja begitu sinergi menciptakan kehidupan harmoni luar biasa. Menjadikan kerasa bagi siapa saja yang tinggal di sana. Kehidupan yang demikian bisa saja dimulai dari sosok pemimpin yang luar biasa hebat. Pemimpin itu namanya Kresna, yang sewaktu kecil memiliki nama Narayana. Dialah murid tercinta Begawan Padmanaba.
Janaka, siapa pun pasti mengenal kelembutan wataknya. Kebaikan budinya. Akhlaknya yang demikian halus. Hebatnya, karakter yang demikian tidak menyatu pada diri yang lemah, mudah menyerah, atau tak punya daya juang. Kehalusan akhlak Janaka berpadu pada keberanian, pantang menyerah, dan perjuangan yang gigih pada setiap perjalanan hidupnya. Dia pula murid kesayangan Begawan Padmanaba.
Baladewa, Raja Mandura. Dia kebalikan dari Janaka. Dia begitu keras, tegas, dan berani. Keras, tegas, dan berani itu pun tidak menyatu pada pribadi yang kaku, penindas, dan mau menang sendiri. Baladewa sosok ratu yang memiliki kelembutan hati dan kepekaan perasaan di samping sosoknya yang dikenal beringas. Kita ingat, ketika masih kecil (waktu itu bernama Kakrasana) selalu berbakti pada ayah angkatnya dan dia tidak rela ayah angkatnya disakiti Kangsa, Penjajah di Mandura. Baladewa kemudian mampu menghempaskan penjajah itu dan menjadi Raja Mandura yang begitu berwibawa. Bahkan musuh pun menaruh hormat pada Mandura. Dialah Baladewa salah satu murid kesayangan Begawan Padmanaba.
Luar biasa memang, seorang guru itu...
Categories:

2 komentar:

AGUS DWIANTO said...

Siipp..

Haryo songOSOngo said...

Yo jelas... perlu di contoh oleh para guru...

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!